Friday, February 06, 2009

Amazing Race @ Changi


Sebagai pendatang perdana ala backpackers (banci) di Singapore, dan waktu yang relatif singkat yang kami plot di itinerary kami (gara2 delay air asia selama 6 jam nih huhuhu), kami memiliki berbagai dilema bagaimana memanfaatkan waktu 16 jam di Singapore sebaik mungkin? Setelah menghabiskan waktu kurang lebih 5 jam di Sentosa, 2 jam di Clarkey Quay dan 4 jam di Merlion Park (dihitung dengan waktu transportasi - liat postingan yang lalu.red)..dan tidur selama 4 jam, sesungguhnya energi kami masih lebih banget..masih semangat soal nya hehehe...Sayangnya jadwal pesawat kita jam 4 sore, so waktu kita hari itu limited banget..

Wish list: Mustofa Centre, IKEA (fyi, gue belom pernah ke IKEA manapun juga en really dying to go there) dan Orchard Road (manusia macam apa ke Singapore ngga lewatin Orchard Road?)

"Tapi kan..waktunya mepet banget emang bisa kedua-dua tempat itu sekaligus?"
"Bisa lah bisa..itu di Alexandra road kan? Di peta ini deket loh ke Orchard!"
"Lagian masa lo tega2nya ga ke Orchard sih? Apa kata dunia entar?"
"Apa kita ngga ke IKEA aja?"
"Wah, ngga bisa..gue harus ke sana ada yang mau gue beli!"
"Gue juga.."
"Tapi musti disiplin waktu nih!"

Singkat cerita, dengan kepedean tingkat tinggi..kita berencana mendatangi semuanya! !!!

Jam 2 lebih. Wisma Atria.
Semua personil udah terkumpul kecuali satu orang. Tia.
Ngga bisa dihubungi, di-sms nggak bales (mungkin karena crowded jadi ngga kedengeran).
"Ya udah lah, kita tunggu 15 menit lagi..trus kita tinggal aja deh, kalau kita udah sampe bandara duluan mungkin kita bisa bujuk2in supaya dia bisa ditungguin. Tapi tetap sms-in dia pergerakan kita. Jadi dia tau kita udah sampe mana."
"Kita naik apa?"
"MRT aja. Kan cepet."
Ya udah, lariiii...udah telat banget ini kita..!!!

Jam 2.50. MRT.
"Ko lama sih?"
"Iya, gue baru tau kalo MRT nge-tem juga."
"Mungkin karena ini interchange ke airport..jadi ya rada lama gitu."
... 5 menit..
"Nanti kalau kita sampe, lo aja yang urus cek in yah Rin..nih pegang semua paspor kita.., biar kita bawain ransel lo."
"Sip."
Pintu MRT tertutup. Akhirnya!
"Gurls, satu station lagi loh.."
Kami semua serempak berdiri denga backpack masing2, gue menenteng 2 backpack, punya gue dan erin.

"Ehm..sorry the airport is still guite far from here.."

*Wak wau* Serempak (lagi) kami duduk, backpack tetap berada di punggung, kosong ini MRT-nya.
"Keburu nggak ya, kita ngejar pesawatnya?"
"Kalo di Indo sih ya bisa aja, tapi ngga tau deh di sini.."
"Amaaaaziiiiingggg Race........" *gue bernyanyi dengan nada Amazing Grace, setengah merasa desperate akan ketinggalan pesawat di negeri orang, yang setengahnya merasa lucu juga dengan rhyming Amazing Race dan Amazing Grace..hihihi..

03.20. Changi. Terminal 1.
"Rin, sampe ketemu yah!!"
"Okeh, jangan lupa backpack gueee!"
Erin berlari duluan, kami menyusul di belakangnya, gue agak tergopoh2, bawa 2 backpack berat bo..untung akhirnya Anne ikutan bawain tas-nya Erin.
"Neh...kok bisa sih kita di negara orang kaya gini, lari2 di airport bawa tas."
"Iya, gue juga heran ini kan cuma kejadian di felem-felem.."
Nggak tahan dengan keanehan ini sambil berlari kita tetep ketawa terbahak-bahak..duh terlalu stress kayanya. Tanpa gue sadari, ternyata Erin udah deket. Eh, bukan deket, Erin malah berhenti dan jalan agak pelan.

"Kenapa Rin?" gue masih tetep lari dengan kecepatan rendah (karena Erin jalannya pelan-pelan), jadi yah lari2 kecil sambil bawa 2 backpack.
"Celana gue melorot!"
Huahahahahahahaha...kok bisa sihhhhhh??? Untung kita langsung nemuin trolley, dan berhasil memindahkan segala beban tas ke trolley.

"Excuse me, may I know where to check-in at Air Asia?" gue bertanya dengan sopan dan terburu2 (gimana tuh ya?) kepada seorang cleaning service (ngga ada lagi yang paling deket situ yang bisa ditanya!).

Yang ditanya, cuma nunjuk-nunjuk ke satu arah, yang bukan tempat check in pesawat, malah nunjuk ke pintu luar. Hah?
"Ket, salah terminal! Bukan disini, di terminal 2 tau!"
"Astaga!" Sekali lagi..KOK BISA SIHHHHH?
Oh ya waktu ini terjadi, kita masih belum juga ketemuan sama Tia loh..cuma untungnya tetap berhubungan lewat sms.

Udah lunglai dan lesu..kita bergerak menuju LRT (eh bener ga ya ini namanya, pokonya semacam Sky train yang menghubungkan tiap terminal di Changi Airport deh..). Sesampainya disana, kita sempet semangat karena di monitor terlihat tulisan GATE OPEN. Yes!

"Wah maaf mbak, minimal 1 jam sebelum keberangkatan harus check-in, sudah ketentuan yang berlaku." Ini sebenarnya dalam bahasa Inggris..hehehe.. Ohalaahhhhh...

end of story: Kita beli direct ticket dari Singapore ke Bangkok sebesar SGD 100, JetStar.

Moral of the story:

!!! Pelajari rute dari satu tempat ke tempat lain dengan seksama, pada kenyataanya walaupun di peta letaknya cukup dekat, tapi belom tentu teruhubung jalur kendaraan yang dekat dan cepat, contoh di kasus gue ternyata IKEA Alexandra dan Orchard cuma dilalui bus (yang nunggunya agak lama) dan taksi..tau dong kita milih naik apa?

!!! Kalau memang belum tau ketentuan di satu negara, lebih baik jangan milih kendaraan umum seperti MRT/bus karena walaupun cepat namun tetep aja pemberhentian di setiap stasiun akan memakan waktu yang dalam kasus kita cukup signifikan. Jadi ngga usah lari-lari segala, naik taksi aja..mahal dikiiit tapi lebih aman.

Labels:

posted by ketket | 9:12 AM | 3 comments

Tuesday, September 30, 2008

Jalan Kaki


Sebagaimana layaknya orang2 yang belum pernah keluar negeri (well, sebenernya sih Cuma gue doang..sementara yang lain memiliki pengalaman minim) tentunya kami berusaha menggali info sebanyak-banyaknya tentang tips dan kebiasaan yang berlaku di tempat tersebut. Info yang paling dominan yang gue dengar tentang Singapore adalah keindahan nasib pejalan kaki di negeri tersebut, oleh karena keteraturan dan ketersediaan trotoar serta jalur khusus untuk pengemudi sepeda, yang entah kapan akan terjadi di negara ini *merenung*.

Kembali ke jalan kaki, pada penyusunan itinerary di Singapore kami semua sepakat untuk mencoba menjadi pejalan kaki tangguh ala Singaporean. Sayangnya, mungkin kami menerapkan kata “berjalan kaki” terlalu harafiah. Biasa dikatakan kami terlalu menghayati peran kami sebagai seorang pejalan kaki. . Yah, maklumlah..seperti yang gue bilang tadi..kami ini terdiri dari sekelompok traveller yang baru memulai lembar buku backpacking kami.

lanjutkan membaca di http://backpackersbanci.multiply.com/journal/item/8/Jalan_Kaki

Labels:

posted by ketket | 3:29 PM | 1 comments

Saturday, August 16, 2008

Fun


Plan a trip is always fun :)

Labels:

posted by ketket | 10:10 PM | 6 comments

Friday, July 25, 2008

Rainy




We have rainy hours during lunch time at Langkawi.

Well, that's ok!

We plan to walk down the road to the shops nearby our hotel after this little storm :).

Now we just sit at the library enjoying our hot coffee with this fast internet connection.









Labels:

posted by ketket | 9:34 PM | 5 comments

Impressed

I never thought
How much I will enjoy travelling without
knowing which interesting spot most tourist come
or the best restaurants according to internet survey
or nice place to shop

But I do enjoy it a lot
I just go without specific schedule
or even not knowing how to get to my hotel

I just had my afternoon cocktail
while sitting in the pool bar aside the beach
with my loved ones.

I dont know what will I do after this,
but I'm thinking of trying some ayuverdic massage
I read from the brochure.

Impressive!

Labels:

posted by ketket | 5:01 AM | 0 comments

Saturday, July 05, 2008

Orang Rumahan


Gue adalah orang rumahan (iyaiya, gue tau gue udah nearly 30, so gue ngga akan pake istilah “anak” rumahan).

Sebagian orang mungkin akan mengangkat alis dengan sikap skeptis, disertai muntah2 (hehehe kalo yang terakhir ngga sih kayanya). Melihat jam terbang gue di luar rumah, weekdays dan weekend. Yah, ngga salah sih kalau orang berpikir (atau ngga percaya) kalau gue mengeluarkan statement itu. Bapak gue bahkan selalu menggunakan terminologi, putrinya semata wayang ini adalah pengukur jalan sejati. Bagaimana ngga, jam kerja gue mulai dari jam 7 pagi hingga jam 7 malam, yang akan dilanjutkan dengan acara kongkow2 (sebagai alasan untuk menghindari kemacetan di kawasan Sudirman) dengan siapa saja yang available after hour. Biasanya gue bisa sightseeing di mall, ngopi2 atau sekedar duduk-duduk ngga jelas dengan teman-teman sambil main kartu (hahahaha..not that I’m really master at it, I just like the activity). Biasanya acara kongkow2 itu akan berakhir sekitar jam 10 malam, dan akhirnya sampai rumah sekitar pukul 11 malam. Itu kalau ngga ada undangan dugem yah :p. Kegiatan selanjutnya tentunya tidur dan bangun pagi untuk kerja di hari berikutnya. Terkadang bahkan gue sering bercanda, manakala gue pulang dibawah jam “normal” gue, bahwa gue akan diketawain pagar rumah gue…karena pulang kecepetan. Lucunya, orang2 rumah gue pun akan menatap dengan heran, manakala si Katrin ini “berhasil” pulang jam 8 malam misalnya.

Tapi sekali lagi, kebiasaaan gue itu..ngga membuat gue menjadi less homebody person dibandingkan anak-anak (orang-orang) rumahan lainnya. Karena menurut gue, tingkat “kerumahan” seseorang selain dapat diukur dengan lamanya orang tersebut berada di rumah dibandingkan di jalanan (gue menggunakan istilah bapak gue lagi), tapi juga pada preferensi orang tersebut. Iya, setelah gue pikir2 my finest hours atau my finest weekend adalah saat-saat dimana gue bisa leyeh2 bangun siang (I mean literally..sekitar jam 10 atau jam 11), bangun untuk pindah tidur lagi ke sofa, nonton acara cable yang sebenarnya udah diulang-ulang atau baca buku atau yang lebih menyenangkan lagi kalau serial TV yang gue ikutin udah mengeluarkan season baru-nya. Wuah, rasanya kaya surga dunia deh. Mandi pagi, siang dan sore digabung jadi satu, tanpa harus terburu2 menemui si “anu” di mall mana, atau melakukan “anu” di tempat lainnya.

Setelah menikah dan tinggal di rumah sendiri, sedikit banyak kebiasaan gue masih belum berubah juga sih. Namun tentunya, aktivitas bermalas-malasan di weekend ditambah dengan aktivitas bersih-bersih weekend. Seperti hari ini misalnya, gue berasa ada di surga dunia, karena gue ngga punya rencana pergi kemanapun, dan punya 2 buku baru untuk dibaca plus 6 season Sex and The City (percayalah, gue sanggup berlama-lama di depan TV hanya untuk menghabiskan penasaran gue terhadap 1 serial TV), dan oh ya satu lagi gue berencana mau browsing internet sepuasanya untuk membuat itinerary perjalanan backpack gue dan temen2 gue. Titik paling jauh yang akan gue datangi hari ini adalah, salon untuk meni-pedi yang dapat dicapai dengan 6 menit 40 detik berjalan kaki dari rumah gue. Yyyayy.

Btw, gue jadi inget..gue kan masih punya cucian kotor. Hahahaha. Nyuci dulu yah!

Labels:

posted by ketket | 6:47 PM | 1 comments

Tuesday, July 01, 2008

A Bitter Coffee

I had a bitter coffee this early morning.
For the first time, I feel like hating someone so much.

Well, if I were not a civilized woman (okay, sometimes I am not :p),
maybe I will come toward her and shout loudly:

I don’t like you, and clearly you don’t like me either.
Let’s not messing up each other! STAY AWAY!
And strangle her afterward.

And since I’m a civilized woman, so I didn’t do that.
(Well, actually my most logical reason is,
I don’t feel like going to jail because of her).
Instead, I made this post...just to make me feel better
by sharing it with you guys .

Think I’ll forget my diet program and
had a sweet coffee (literally) after lunch,
to balance the bitter one I had this early morning.

Labels:

posted by ketket | 10:20 PM | 1 comments

Saturday, June 28, 2008

Early Birthday Present

I've got my early birthday present from Beruang! Yyayy..
I didn't get a new iPOD though, still use the old one we bought back in Christmas 2004 :p



posted by ketket | 9:29 PM | 0 comments

Dasar Anak-anak

Bunda..Tuhan itu ada dimana-mana ya?
Iya dong sayang..
Di Jendela?
Ada sayang
Di pohon?
Ada dong..
Kalau gitu...Tuhan kaya burung dong bunda?
??

---

Nak, ayo pulang..udah sore ini
Bentar lagi bunda, masih mau main
Aduhhh..kok nakal sih dibilangin bunda ngga mau
Bentar lagi ya bunda..ya?

Si bunda, dengan intimidatif segera mengangkat anak tercintanya, yang sepertinya akan bersikukuh ngga mau pulang.
Si anak, serta merta berteriak..Toloooooonggg, aku diculiiiiiiikkkk!!
Si bunda panik dan bergegas ngibrit sebelum digebukin masa karena dituduh menculik anak sendiri.

Nb: Ini semua kisah nyata loh..buat temen gue yang (siapa tau) merasa, hahaha iya ini tentang anak lo yang sok tua itu hihihihi...

posted by ketket | 8:53 AM | 1 comments

Who am I?
Katrin's Profile
Female, 26 yr, Jakarta

Archives
Photos
www.flickr.com
This is a Flickr badge showing public photos from Ketket. Make your own badge here.

Other Stuffs
Side Blog


Talk to Me!



<1--end here -->